Oleh: Tim Chaffey
Berbahasa Indonesia (terjemahan AI) Dalam budaya kita, semakin banyak perhatian tertuju pada penolakan Alkitab dan otoritasnya. Generasi skeptis dan agama evolusi telah memengaruhi bahkan beberapa pemimpin Kristen. Dengan menyoroti kesalahan atau inkonsistensi yang diduga ada dalam Alkitab, keraguan tercipta dalam pikiran orang percaya dan batu sandungan diletakkan bagi mereka yang mencoba menyampaikan Injil. Tetapi bukti Alkitab membuktikan bahwa kritik yang paling keras sekalipun salah, sekaligus menyoroti kekuatan Firman Tuhan yang tak tergoyahkan.